Pengalamatan IP

16 January 2016
Alamat IP (Internet Protocol) atau IP Address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer maupun peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP adalah sekolompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer/perangkat di internet, sehingga perangkat-perangkat tersebut dapat saling berkomunikasi. Alamat IP terdiri dari 2 bagian, yaitu:
  1. Network ID
    Menentukan alamat dari suatu peralatan di dalam jaringan
  2. Host ID
    menentukan alamat dari peralatan jaringan itu sendiri
Berdasarkan perkembangannya IP Address dibagi menjadi dua jenis:

  1. IPv4 (Internet Protocol versi 4) merupakan IP Address yang terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 segmen berukuran 8 bit.
  2. IPv6 (Internet Protocol versi 6) merupakan IP Address yang terdiri dari 128 bit yang digunakan untuk mengatasi permintaan IP Address yang semakin meningkat.
IP Address terdiri dari bilangan 32-bit yang dipisahkan tanda titik (.) pada setiap 8 bitnya. Bentuk umum dari IP Address adalah sebagai berikut:
    XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
    Keterangan:
    ip address XXXXXXXX merupakan variable yang nilainya dari 0 sampai dengan 1
Selain itu, untuk memudahkan pembacaan, IP Address juga bisa ditulis dalam bentuk desimal yang masing masing juga dipisahkan dengan tanda titik. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:
    XXX.XXX.XXX.XXX
    Keterangan:
    XXX merupakan variable yang nilainya dari 0 sampai dengan 255
Nilai terbesar bilangan biner 8 bit adalah 11111111, sedangkan apabila ditulis dalam bentuk desimal, nilai terbesarnya adalah 255. contoh:
BinerDesimal
11000000.101010000.00000001.00000001192.168.1.1
11000000.101010000.00000001.00101111192.168.1.47
11111111.11111111.11111111.11111111255.255.255.255

A. Pembagian Kelas IP Address

IP Address dikelompokkan dalam kelas-kelas berdasarkan luas jaringannya. Hal ini bertujuan untuk menentukan jumlah perangkat yang bisa terhubung ke dalam sebuah jaringan. Sebenarnya IP Address dibagi menjadi 5 kelas yaitu A,B,C,D dan E,tetapi yang sering digunakan hanya tig kelas yaitu A,B dan C. Jaringan kelas D digunakan untuk jaringan multicast, sedangkan untuk kelas E digunakan untuk kebutuhan yang sifatnya eksperimental. Berikut adalah pembagian kelas tersebut:
  1. Kelas A
    IP kelas A terdapat 126 Network, yakni dari nomor 1.XXX.XXX.XXX sampai dengan 126.XXX.XXX.XXX . Terdiri dari 8 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 24 bit berikutnya merupakan Host ID.
    Format IP kelas A adalah 0XXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
    • Bit pertama nilainya 0
    • Network ID adalah 8 bit dan Host ID adalah 24 bit
    • Bit pertama diisi antara 0 sampai dengan 127
    • Range IP antara 1.XXX.XXX.XXX – 126.XXX.XXX.XXX
    • Jumlah Network adalah 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
    • Jumlah Host adalah 16.777.214
  2. Kelas B
    IP kelas B terdapat 16.384 Network, yakni dari nomor 128.0.xxx.xxx sampai dengan 191.255.xxx.xxx . Terdiri dari 16 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 16 bit berikutnya merupakan Host ID.
    Format IP kelas B adalah 10XXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
    • Bit pertama nilainya 10
    • Network ID adalah 16 bit dan Host ID adalah 16 bit
    • Bit pertama diisi antara 128 sampai dengan 191
    • Range IP antara 128.0.XXX.XXX – 191.255.XXX.XXX
    • Jumlah Network adalah 16.384 (64 x 256)
    • Jumlah Host adalah 65.532
  3. Kelas C
    IP Kelas C terdapat 2.097.152 Network, yakni dari nomor 192.0.0xxx sampai dengan 223.255.255.xxx . Terdiri dari 24 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 8 bit berikutnya merupakan Host ID.
    Format IP kelas C adalah 110XXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
    • Bit pertama nilainya 110
    • Network ID adalah 24 bit dan Host ID adalah 8 bit
    • Bit pertama diisi antara 192 sampai dengan 223
    • Range IP antara 192.0.0.XXX – 233.255.255.XXX
    • Jumlah Network adalah 2.097.152 (32 x 256 x 256)
    • Jumlah Host adalah 254

  4. Biar lebih jelas, anda bisa lihat tabel dibawah ini:
    Pembagian Kelas IP Address
    KelasJangkauan IPJumlah maksimum IP
    A1.XXX.XXX.XXX - 126.XXX.XXX.XXX16.777.214
    B128.0.XXX.XXX - 191.255.XXX.XXX65.532
    C192.0.0.XXX - 223.255.255.XXX254
    Format Network ID dan Host ID
    KelasNetwork IDHost ID
    ANNN.255.255.255255.HHH.HHH.HHH
    BNNN.NNN.255.255255.255.HHH.HHH
    CNNN.NNN.NNN.255255.255.255.HHH
    N= Network ID H= Host ID

B. Jenis-Jenis IP Address

Berdasarkan sifat dan fungsinya, IP Address dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:
  1. IP Privat (Private IP)
    Alamat IP yang disediakan untuk jaringan lokal (LAN). Alamat ini digunakan untuk Host to Host pada jaringan yang tidak membutuhkan internet
  2. IP Publik (Public IP)
    Alamat IP yang disediakan untuk jaringan internet. Alamat ini ditetapkan oleh InterNIC yang berisi beberapa buah network ID yang dijamin unik dan tidak mungkin ada yang sama
  3. IP Statik (Static IP)
    Alamat IP yang ditentukan secara manual oleh pengguna/administrator jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP
  4. IP Dinamis (Dinamic IP)
    Alamat IP yang yang ditentukan secara otomatis dari server DHCP (Dynamic Host Configuration Protokol) setiap kali perangkat tersambung ke jaringan.

INFORMASI PENTING

Apabila ada script atau tips & trik yang tidak bisa digunakan, silahkan beritahu kami melalui kolom komentar atau email kami di psnpenting@gmail.com

papa wardi
papa wardi Updated at: 19:18

Kolom komentar adalah tempat untuk Tanya-Jawab, Kritik-Saran dan tempat untuk berbagi ilmu, BUKAN TEMPAT PROMOSI.
Maaf jika saya tidak bisa membalas satu per satu komentar sahabat semua. Harap maklum.

Copyright 2016 © papawardi