Gerhana Kali Ini Mirip Gerhana Pada Zaman Rasulullah

05 March 2016
Tidak dipungkiri lagi, bahwasannya saat ini momen yang paling dinantikan seluruh orang adalah Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi besok pada hari Rabu, 09 Maret 2016. Sayangnya Gerhana Matahari Total hanya bisa dilihat di sebagian wilayah di Indonesia. Wilyah-wilayah tersebut antara lain:
  • Palembang
  • Belitung
  • Sampit
  • Palangkaraya
  • Balikpapan
  • Palu
  • Poso
  • Luwuk
  • Ternate
  • Halmahera



Namun ada yang istimewa pada gerhana matahari kali ini. Kota semarang yang hanya bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian (FYI. Semarang tidak termasuk wilayah yang bisa melihat GMT) ternyata mirip dengan kejadian gerhana matahari pada zaman Rasulullah. Hal ini disampaikan oleh seorang Dosen Ilmu Falak UIN Walisongo yang bernama Ahmad Izzuddin dalam diskusi Seminar Nasional dengan tema 'Menyambut Gerhana Matahari Total 2016' di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Sabtu, 5 Maret 2016.
Beliau juga membuat tabel perbandingan gerhana matahari pada zaman Rasulullah dengan gerhana matahari kali ini. Tabel ini dibuat sebagai perbandingan antara gerhana matahari pada zaman Rasulullah dengan gerhana matahari masa kini di Semarang
GMT Indonesia
ZAMAN RASULULLAH09 MARET 2016
WAKTU29 Syawal 10 Hijriah/ 27 Januari 632 Masehi09 Maret 2016 (Wilayah Semarang)
AWAL GERHANAPukul 07.08.51 WDPukul 06.20.33 WIB
PUNCAK GERHANApukul 08.21.04 WDpukul 07.23.54 WIB
AKHIR GERHANApukul 09.45.03 WDpukul 08.36.11 WIB
DURASI GERHANA2 jam 36 menit 11 detik2 jam 15 menit 38 detik
MAGNITUDE GERHANA0,824317767 = 82%0,874283664 = 87%
* WD = Waktu Dunia
Masih menurut Ahmad Izzuddin, dari tabel tesebut terlihat ada 3 aspek kemiripan yaitu,

  1. Sama-sama Gerhana Matahari Sebagian
  2. Dilihat dari waktunya, gerhana ini sama-sama terjadi di seperempat pagi hari terawal, meskipun tidak tepat mirip waktunya.
  3. Dilihat dari durasinya, gerhana kali ini sama-sama berkisar dua jam lebih.
  4. dilihat dari besar piringan gerhana sama-sama mempunyai presentasi gelap gerhana 80 persen.

Lepas dari mirip atau tidak, yang pasti Gerhana Matahari Total kali ini benar-benar istimewa. Karena sebagian wilayah di Indonesia bisa menyaksikan dengan jelas dan ini bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini akan berdampak pada industri pariwisata di Indonesia pada umumnya. Bahkan kabarnya Hotel dan penginapan di daerah yang dilintasi gerhana sudah banyak yang penuh. Ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

INFORMASI PENTING

Apabila ada script atau tips & trik yang tidak bisa digunakan, silahkan beritahu kami melalui kolom komentar atau email kami di psnpenting@gmail.com

papa wardi
papa wardi Updated at: 22:19

Kolom komentar adalah tempat untuk Tanya-Jawab, Kritik-Saran dan tempat untuk berbagi ilmu, BUKAN TEMPAT PROMOSI.
Maaf jika saya tidak bisa membalas satu per satu komentar sahabat semua. Harap maklum.

Copyright 2016 © papawardi